Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Assalamualaikum.. Welcome to my Blog..Please leave a comment. Thank You.^^ Wassalamualaikum..

Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Sebagai Media Pembelajaran


Saat ini komputer bukan lagi merupakan barang mewah, alat ini sudah digunakan di berbagai bidang pekerjaan seperti halnya pada bidang pendidikan. Pada awalnya komputer  dimanfaatkan di sekolah sebagai penunjang kelancaran pekerjaan bidang administrasi tata usaha dengan memanfaatkan software Microsoft Word dan Excel.
Dengan masuknya materi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam kurikulum baru, maka peranan komputer sebagai salah satu komponen utama dalam TIK mempunyai posisi yang sangat penting sebagai salah satu media pembelajaran. Visi mata pelajaran TIK dalam kurikulum yaitu agar siswa dapat dan terbiasa menggunakan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi secara tepat dan optimal untuk mendapatkan dan memproses informasi dalam kegiatan belajar, bekerja dan aktifitas lainnya sehingga siswa mampu berkreasi, mengembangkan sikap imaginative, mengembangkan kemamuan eksplorasi mandiri, dan mudah beradaptasi dengan perkembangan baru di lingkungannya. Melalui mata pelajaran TIK diharapkan siswa dapat terlibat pada perubahan pesat dalam kehidupan yang mengalami penambahan dan perubahan dalam penggunaan beragam produk teknologi informasi dan komunikasi. Jadi cepat atau lambat proses pembelajaran tidak dapat terlepas dari keberadaan komputer dan internet sebagai alat bantu utama dalam pengembangan pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Sejalan dengan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi di dunia pendidikan maka peranan guru dan siswa juga mengalami pergeseran  paradigma diantaranya :
  • Peran guru sebagai penyampai pengetahuan, sumber utama informasi, ahli materi, dan sumber jawaban menjadi Fasilitator pembelajaran, pelatih, kolaborator, navigator pengetahuan, dan mitra belajar.
  • Peranan guru dalam mengendalikan dan mengarahkan semua aspek pembelajaran menjadi Lebih banyak memberikan alternatif dan tanggung jawab kepada siswa dalam proses pembelajaran.
  • Siswa sebagai penerima informasi yang pasif menjadi partisipan aktif dalam proses pembelajaran.
  • Siswa yang biasanya mengungkapkan kembali pengetahuan menjadi menghasilkan berbagai pengetahuan.
  • Siswa sebagai aktivitas pembelajaran individu menjadi pembelajaran kolaborasi.
Siswa menggunakan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mencari, mengeksplorasi, menganalisis, dan saling tukar informasi secara efisien dan efektif. Dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, siswa akan dengan cepat mendapatkan ide dan pengalaman dari berbagai kalangan. Penambahan kemampuan siswa karena penggunakan TIK akan mengembangkan sikap inisiatif dan kemampuan belajar mandiri, sehingga siswa dapat memutuskan dan mempertimbangkan sendiri kapan dan dimana penggunaan teknologi informasi dan komunikasi secara tepat dan optimal, termasuk apa implikasinya saat ini dan dimasa yang akan datang.
Teknologi informasi dan komunikasi mencakup dua aspek, yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi, meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Teknologi komunikasi merupakan segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Karena itu teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah suatu padanan yang tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan dan transfer/pemindahan informasi antar media.
Secara khusus tujuan mempelajari teknologi informasi dan komunikasi adalah :
  1. Menyadarkan siswa akan potensi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terus berubah sehingga siswa dapat termotivasi untuk mengevaluasi dan mempelajari teknologi informasi dan komunikasi sebagai dasar untuk belajar sepanjang hayat.
  2. Memotivasi kemampuan siswa untuk bisa beradaptasi dan mengantisipasi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, sehingga siswa bisa melaksanaan dan menjalani aktifitas kehidupan sehari-hari secara mandiri dan lebih percaya diri.
  3. Mengembangkan kompetensi siswa dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung kegiatan belajar, bekerja dan berbagai aktifitas dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Mengembangkan kemampuan belajar berbasis teknologi informasi dan komunikasi sehingga proses pembelajaran dapat lebih optimal, menarik dan mendorong siswa terampil dalam berkomunikasi, terampil mengorganisasi informasi, dan terbiasa bekerjasama.
  5. Mengembangkan kemampuan belajar mandiri, berinisiatif, inovatif, kreatif dan bertanggungjawab dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk pembelajaran, bekerja dan pemecahan masalah sehari-hari.
Dengan melihat isi dari kurikulum tersebut, kita harus mengintegrasikan TIK dalam proses belajar mengajar di sekolah bukan hanya untuk matapelajaran Teknologi dan Informasi saja. Melihat kondisi TIK pada saat ini dan perkembangannya di masa datang, kita harus mempersiapkan diri dan melakukan perencanaan yang matang dalam mengimplementasikan TIK di sekolah. Jika kita tidak memulainya sekarang maka sekolah sebagai institusi pendidikan  akan tertinggal dengan perkembangan yang ada. Jika ini terjadi, maka usaha kita untuk memajukan pendidikan akan terasa semakin berat.
Program pengembangan TIK yang dilakukan pemerintah adalah sebagai  salah satu upaya untuk mengejar ketertinggalan dari negara lain mengenai pemanfaatan TIK di sekolah sebagai media pembelajaran.
Ada tiga posisi penting program pengembangan TIK oleh pemerintah (depdiknas), yaitu :
  1. Bidang kejuruan, TIK menjadi salah satu jurusan di SMK. Pengembangan TIK secara teknis baik hardware maupun software masuk dalam kurikulum pendidikan.
  2. Pustekkom, sebagai salah satu ujung tombak pengembangan TV Pendidikan Interaktif dan pengembangan e-learning yang bertujuan untuk mempersempit jurang perbedaan kualitas pendidikan antara kota besar dengan daerah.
  3. Jejaring Pendidikan Nasional (Jardiknas), yang bertujuan untuk mengintegrasikan bidang kejuruan dan pustekkom agar terbentuk sebuah jaringan yang menghubungkan semua sekolah di Indonesia. Sehingga diperkirakan di masa depan semua sekolah di Indonesia akan terkoneksi dengan internet. Melihat program yang diadakan oleh Depdiknas kita bisa memanfaatkan fasilitas tersebut karena bersifat terbuka.
Untuk mengoptimalkan program pengembangan TIK di sekolah, haruslah dibuat secara menyeluruh yang meliputi :
  1. Mempersatukan visi dan misi pengembangan TIK yang ingin dicapai antara kepala sekolah, guru dan majelis (komite sekolah).
  2. Pembentukan komite teknologi (organisasi laboratorium komputer)  yang mandiri.
  3. Mengidentifikasi infrastruktur lembaga, baik hardware, software maupun system dan jaringan yang sudah dimiliki.
  4. Penentuan hardware dan software yang akan digunakan atau dikembangkan.
  5. Mengidentifikasi SDM yang dimiliki.
  6. Menentukan bentuk pelatihan penguasaan TIK baik untuk guru dan staf lainnya
  7. Adanya time schedule yang jelas untuk pencapaian program.
  8. Penentuan investasi yang diperlukan secara berkala tiap tahun.
  9. Mengidentifikasi perkembangan software dan kurikulum baru.
  10. Mengadakan revisi perencanaan disesuaikan dengan perkembangan yang terjadi.
Dengan perencanaan yang matang, kita bisa mengembangan TIK secara bertahap di sekolah agar tidak tertinggal dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin berkembang dengan pesat. Program yang dibuat harus dilaksanakan secara berkelanjutan meskipun terjadi pergantian pimpinan (kepala sekolah).
Pemanfaatan TIK sebagai media pembelajaran bukan merupakan teknologi yang berdiri sendiri tetapi merupakan kombinasi dari hardware, software dan brainware-nya. Ada hal penting yang harus diperhatikan dalam memanfaatkan TIK sebagai media pembelajaran yaitu hardware dan software yang tersedia dan jenis metode pembelajaran yang akan digunakan. Beberapa pemanfaatan TIK dalam pembelajaran diantaranya:
  1. Presentasi, merupakan cara yang sudah lama digunakan, dengan menggunakan OHP atau Chart. Peralatan yang digunakan sekarang biasanya menggunakan sebuah komputer dan LCD Projector. Ada beberapa keuntungan jika kita memanfaatkan TIK diantaranya kita bisa menampilkan animasi dan film, sehingga tampilannya menjadi lebih menarik dan memudahkan siswa untuk menangkap materi yang kita sampaikan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan bahan presentasi, diantaranya :
  2. Jangan terlalu banyak tulisan yang ditampilkan
  3. Ukuran huruf jangan terlalu kecil karena harus dilihat oleh banyak siswa dari posisi tempat duduk yang berbeda
  4. Perbanyak penggunaan gambar/ilustrasi dan animasi
  5. Usahakan bentuk presentasi lebih interaktif
    1. Demonstrasi, biasanya digunakan untuk menampilkan suatu kegiatan di depan kelas, misalnya eksperimen. Kita bisa membuat suatu film cara-cara melakukan suatu kegiatan misalnya cara melakukan pengamatan dengan mikroskop yang benar atau mengambil sebagian kegiatan yang penting. Sehingga dengan cara ini siswa bisa kita arahkan untuk melakukan kegiatan yang benar atau mengambil kesimpulan dari kegiatan yang dilakukan. Cara lain adalah memanfaatkan media internet, kita bisa menampilkan animasi yang berhubungan dengan materi yang diajarkan (meskipun tidak semuanya tersedia). Sebagai contoh menampilkan arah vektor dari perkalian silang kita bisa mengakses internet dengan alamat :
www.upscale.utoronto.ca/generalinterest/harrison/flash/ classmechanics/righthandrule/righthandrule.html
  1. Virtual Experiment, maksudnya adalah suatu kegiatan laboratorium yang dipindahkan di depan komputer. Siswa bisa melakukan eksperimen dengan memanfaatkan software virtual eksperimen. Metode ini bisa digunakan jika tidak memiliki laboratorium yang mendukung atau digunakan sebagai pendahuluan sebelum melakukan eksperimen yang sesungguhnya.
  2. Kelas Virtual, maksudnya adalah siswa belajar mandiri yang berbasiskan web/blog, misalnya menggunakan modul. Siswa mendapatkan materi, tugas dan test secara online, guru memeperoleh kemudahan dalam memeriksa tugas dan menilai hasil ujian siswa, hasil ujian siswa akan dinilai secara otomatis.
Dengan kelas virtual yang mendukung pembelajaran berbasis web kita juga bisa mendapatkan keuntungan lain seperti : dapat mengekspresikan diri, dapat bersosialisasi, dapat saling berbagi (sharing) pengetahuan, dapat menjalin persahabatan, dapat berpromosi, meningkatkan kreativitas dalam pembelajaran dan dapat menumbuhkan cara belajar siswa mandiri.
Agar Teknologi Informasi dan Komunikasi dapat digunakan dalam pembelajaran ada tiga hal yang harus diwujudkan yaitu :
  1. Siswa dan Guru harus memiliki akses kepada teknologi digital dan internet dalam kelas, sekolah, dan lembaga pendidikan guru
  2. Harus tersedia materi yang berkualitas, bermakna, dan dukungan kultural bagi siswa dan guru
  3. Guru harus memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan alat dan sumber digital untuk membantu siswa agar mencapai standar akademik.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar