“Jilbab
tidak menghalangiku untuk tetap berkarya” ungkap mahasiswa cantik bernama
lengkap Alifiati Nurul Aini. Berkat prinsip yang dipegang perempuan kelahiran
Grobogan, 11 Juni 1992 ini, ia berhasil menyabet gelar sebagai Top Model pada
pemilihan Queen Bee of Hijab tahun 2012 yang diadakan Butik Bee Bee pada 22
Februari 2012 lalu. Hal ini tidak sesuai dengan opini yang berkembang dalam
masyarakat, bahwa jilbab dapat membatasi gerak seseorang. Buktinya, gadis
tinggi semampai yang akrab disapa Via ini dapat tetap eksis sebagai model yang
tetap mengenakan jilbab untuk menutup auratnya.
Putri
pertama dari pasangan H. Ali Mahfudhon, S.H., MM. dan Hj. Siti Shofiatun, S.Pd.
ini mengaku hobinya berpose di depan kamera dan berjalan anggun diatas catwalk
muncul sejak dirinya memasuki masa kanak-kanak. Bakat yang diketahui sang ibu
kala itu mengantarkannya pada lomba-lomba modeling anak yang juga membuahkan
tropi dan berbagai hadiah yang tidak sedikit jumlahnya. Kesuksesan gadis yang
duduk di bangku kuliah jurusan Administrasi Publik UNDIP ini semakin meroketkan
namanya diantara kalangan mahasiswa FISIP. Bahkan ia lebih dikenal sebagai
seorang model daripada keaktifannya menjadi anggota BEM kampus. Kecerdikannya
dalam memanfaatkan waktu membawa penggemar warna merah muda ini tetap aktif di
sejumlah kegiatan kampus yang ada. Oleh sebab itu, jadwal yang kian padat
sebagai mahasiswa dengan seabrek tugas kuliah tak menghambat langkahnya untuk
berprestasi. Pantas jika ia akhirnya
kembali terpilih mendapat penghargaan sebagai Best Photogenic tahun ini.
Dibalik kecemerlangan
kariernya, tak jarang terdengar selentingan tidak enak ditujukan pada alumnus
SMA 2 Semarang ini. Seperti kata pepatah “semakin tinggi pohon, semakin kencang
angin yang menerpanya”. Mereka beranggapan bahwa gadis berjilbab tidak
seharusnya menjadi model. Walaupun begitu, Via tak goyah akan misinya untuk
menyampaikan pesan kebaikan. Karena ia yakin bahwa dengan tetap menjadi model
berhijab akan menginspirasi kaum hawa lainnya untuk melakukan hal yang sama,
menutup aurat. “Tetap Percaya Diri dengan hijab yang menghiasi hari-harimu,
karena dengan hijabmu itu kau akan menemukan jati dirimu sebagai seorang muslim
yang taat pada perintah Tuhannya. Dari jilbab itu juga, seorang wanita lebih
mudah dikenal dan terlindungi. Kecantikan hatimu akan terpancar dari caramu
berbusana.” Tutur gadis penyuka steak ini saat menyampaikan pesannya pada
teman-teman berjilbab yang lain. Ia juga membagi kiat-kiatnya dalam berbusana
yang gaul namun tetap syar’i. Pintar berkreasi dengan memadu madankan busana
dan jilbab yang dikenakan. Selain kombinasi yang tepat, ia menyarankan agar
kita selalu menginovasi model kerudung yang kita kenakan. Semoga pesan mulia
gadis yang bercita-cita menjadi politikus ini dapat tersampaikan pada generasi
muda agar tetap sopan dalam berbusana.
Published in Derap Guru Magazine on April 2012 by Shabrina










0 komentar:
Posting Komentar